Senin, 28 Februari 2011

Gedung Perpustakaan SMP NAWA KARTIKA

SMP Nawa Kartika Wonogiri merupakan salah satu unit pendidikan yang dikelola oleh Pondok Pesantren Manba'ul Hikmah.
Sebagai Lembaga Pendidikan, PPMH berkewajiban meningkatkan kualitas pengkhidmatannya, agar secara maksimal dapat memberikan kontribusinya kepada masyarakat, hususnya dibidang pendidikan keagamaan.
Tampaknya usaha keras dari pihak PPMH mendapat respon dari pemerintah, sehingga Kementrian Pendidikan Nasional pada tahun amggaran 2010/2011 memberikan bantuan berupa satu unit gedung perpustakaan beserta dengan kelengkapan lainnya.

Perhatian pemerintah kepada SMP Nawa Kartika tersebut bukan tanpa alasan, karena SMP Nawa Kartika telah mampu menunjukkan prestasi dan keunggulan-keunggulan yang langka di banyak sekolah-sekolah sederajat pada umumnya, sekalipun tergolong relatif muda usianya.

SMP Nawa Kartika didrikan pada tahun 2005 dan baru tiga priode melepas siswa ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, selalu tercatat dalam peringkat 10 besar sebagai sekolah berprestasi. Bahkan yang cukup mengejutkan banyak kalangan, SMP Nawa Kartika berhasil menorehkan prestasi gemilangnnya sebagai SMP yang berhak duduk diperingkat II diantara seluruh SMP dan MTS se-Kabupaten Wonogiri.

Respon pemerintah tersebut akan menjadi modal bagi penglolanya untuk meningkatkan kualitas dan prestasi sekolah dan segenap siswa-siswa yang ada.

Prestasi dan keunggulan lain, diantaranya ; siswa memiliki kemampuan di atas rata-rata siswa sekolah lain, hususnya dibidang membaca dan menulis Al-Qur'an, kemampuan dibidang pendalaman materi keagamaan. Sementara keunggulan-keunggulan lainnya adalah siswa hidup di dalam asrama ( pondok )sehingga siswa sejak dini diperkenalkan cara bersosialisasi dengan lingkungan secara lebih efektif dan terkontrol.

Pendidikan pesantren memang telah diakui dan merupakan sub sistem pendidikan nasional, seperti amanat UU No 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Dengan demikian pemerintah diharapkan dapat memposisikan pesantren secara proporsional sehingga akan hilang stigma marginal bagi pendidikan pesantren yang pada akhirnya akan sirna pula dikotomi pendidikan. Amien.

Diantara prestasi yang berhasil diraih oleh sekolah ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar